Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso mengakui tidak cemas soal pemotongan gaji sebesar 25 persen musim panas ini,dan ia juga menyampaikan kepada semua pemainnya agar bisa menerima kenyataan jika gaji mereka juga bahkal akan di potong,dan hal itupun telah di sampaikannya pada 25 Maret lalu,Aji Santoso akui bahwa ia sudah mengetahui sejak awal jika gaji pelatih dan pemain akan di potong nantinya.

Aji Santoso menyadari sejak adanya kebijakan pemotongan gaji,penyebabnya hanya karena virus corona covid-19 yang sedang merebak saat ini,menurut Santoso soal pemotongan gaji itu terpaksa di lakukan oleh pihak Manajemenya,karena semua itu di lakukan karena demi untuk menekan kerugian yang terjadi.

Selain itu Santoso juga mengatakan bahwa soal pemotongan gaji,semua anak asuhnya tidak terlalu mempermasalahkannya,karena semua pemain sangat mengerti,dan semua tim menyadari karena klub saat ini sedang mendapat musibah,untuk itu Santoso berharap semua timnya dapat menerima kenyataan saat ini.

Seperti yang telah di sampaikan Santoso di laman Metro mengatakan,”Saya akui sangat terpukul sejak adanya pendemi virus corona covid-19 saat ini,namun saya juga sangat memahami dengan kejadian yang ada di lapangan saat ini,kami semua dapat menerima soal pemotongan gaji,dan itu tidak masalah,karena pihak Manajemen memang harus melakukannya.ujar Santoso.

Seperti di ketahui selain Persebaya memotong gaji pemainnya,ternyata sudah ada beberapa klub juga telah melakukan pemotongan gaji pemainnya,salah satunya adalah Bali United,Madura United,dan Persib Bandung yang telah melakukan pemotongan gaji pemainnya sebesar hampir sama sebesar 25 Persen.

Dan hal yang sama yang di sampaikan oleh salah satu pelatih dari pelaith Persib Bandung,Robert Rene Alberts juga mengatakan,bahwa ia dan anak asuhnya semua bisa menerima soal pemotongan gaji,menurutnya,Manajemennya harus melakukannya seperti yang di lakukan klub lainnya.

Kata Alberts,”Saya sangat berpendapat dengan di lakukan pemotongan gaji,dan kami tidak terlalu mempermasalahkannya,menurutku pihak klub terpaksa melakukannya karena adanya kerugian besar tahun ini,dan tentunya kita semua telah tahu bahwa saat ini klub tidak ada lagi pemasukan pendapatan.ujar Alberts.di lansir dari media liga Indonesia.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

code